Tag Archive | colling pad

Celldeck atau colling Pad untuk kandang close House

Celldeck atau colling pad adalah salah satu alat yang pokok dalam pembuatan kandang close house. alat ini bertujuan sebagai media terjadinya penguapan air, dengan tujuan akhir untuk memberikan suhu yang rendah di dalam kandang.

 

 

Pengenalan bahan

Celldeck atau colling pad dibuat dari selulosa yang berfungsi menyerap air. baik tidak nya kwaliatas colling pad atau celldeck tergantung dari bahannya baik dari segi jumlah maupun kwalitas. dari segi jumlah bisa dilihat dari jumlah kertas yang dipakai dengan menghitung jumlah lapisannya dengan lebar colling pad atau celldeck yang sama

dari sisi kwalitas bahan yang bagus akan mampu menyerap air yang banyak, sehingga proses evaporasi menjadi maksimal

Cara aplikasi Celldeck atau Colling pad di Kandang close house

Colling pad atau Celldeck dipasang disisi samping atau depan kandang. penempatan celldeck atau colling pad tergatung pada ukuran kandang. Kemudian dialiri dengan air kemudian air diserap oleh colling pad dan terjadilah pengupan karena suhu yang panas kemudian uap air dihisap oleh kipas untuk mendinginkan kandang.

 

Kelemahan Colling pad atau celldeck

Jika Celldeck atau colling pad dipasang tidak benar dalam segi jumlah maupun penepatan maka aliran udara dalam kandang menjadi tidak baik

 

Jika hisapan kipas kurang maka akan terjadi efek dew point yang bisa menyebabkan kelembaban tinggi dan sekam basah

 

Harga celldeck atau Colling pad

Harga Colling pad atau Celldeck sebagai alat kandang close house yang penting sangat dipengaruhi kurs dollar karena ini barang import, yang kedua kwalitas dari celldeck atau colling pad itu sendiri. kami akan memberikan harga terbaik dengan kwalitas prima.

 

Semoga bermanfat

 

Kami menyediakan alat kandang ayam close house dengan kwalitas prima dan harga yang bagus.

silahkan hubungi kami 082333341149

 

KANDANG CLOSED HOUSE DAN MANFAT, KEUNTUNGAN DAN KEKURANGANNYA

APA ITU KANDANG AYAM CLOSE HOUSE?

Kandang ayam pada dasarnya terbagi dua. Iklim natural (openhouse) dan iklim terekayasa (close house). Di indonesia, kebanyakan kandang ayam masih berupa kandang ayam terbuka (iklim natural) yang masih mengandalkan topografis dan kondisi lingkungan baik berupa kandang panggung maupun kandang postal.

Permasalahan klasik yang terjadi di kalangan peternak rakyat yang masih menggunakan kandang terbuka adalah:
1. Permasalahan sosial (lalat, bau, pencemaran tanah, dsb)
2. Pemanasan Iklim Global (Global Warming)
3. Sulitnya mencari lokasi produksi dengan iklim makro yang pas (agar ayam nyaman)
4. Genetik ayam modern mulai tidak kompatibel dengan kandang ayam terbuka (ayam sekarang mudah mati jika dibesarkan di kandang terbuka)

Kebanyakan peternak di Indonesia, masih belum memahami bahwa terdapat sebuah teknologi yang sudah berkembang sejak tahun 80-an untuk membuat sebuah kandang ayam menjadi profitable dan dapat berkesinambungan dalam jangka panjang. Kandang tersebut bernama kandang tertutup atau dikenal di indonesia dengan nama CLOSE HOUSE.

Pada dasarnya, closedhouse adalah sebuah struktur bangunan untuk membesarkan ayam (bahasa kasarnya: kandang ayam) yang tertutup dan terisolasi dari segala kondisi iklim luar. Sesuai namanya, kandang tertutup itu benar-benar ditutup rapat kiri-kanan-atas-bawah kemudian dikondisikan iklim didalamnya menggunakan pasangan coolingpad dan exhaust fan.

Dengan adanya kandang tertutup, permasalahan sosial diatas nyaris dapat ditekan menuju nol (dihilangkan sama sekali). Pada densain close house yang benar, berbagai permasalahan sosial seperti bau, lalat dan pencemaran tanah, dapat dikendalikan sepenuhnya.

Sulitnya mencari lokasi yang cocok untuk ayam (kandang harus membujur timur-barat, hawanya dingin), kandang lama yang semakin panas (padahal dulu lokasinya sejuk) akibat dampak permasalahan iklim global dapat tertangani sepenuhnya dengan close house.

Genetik ayam yang baru pun mulai hanya kompatibel dengan close house. Dahulu ayam untuk mencapai 2kg membutuhkan 56-60 hari, saat ini strain broiler cobb yang terbaru mampu mencapai bobot yang sama dalam 30 hari. Demikian juga dengan petelur. Adanya genetik ayam yang baru ini (dan mulai beredar di indonesia) membuat beternak ayam semakin sulit akibat modernisasi genetik ayam yang semakin tidak kompatibel dengan kandang-kandang yang hanya memanfaatkan ventilasi alami/natural/open house.

Pendidikan yang tinggi juga semakin membuat penduduk merasa kritis terhadap pencemaran lingkungan yang diakibatkan kandang terbuka. Sehingga secara sederhana, dapat disimpulkan bahwa close house merupakan satu-satunya jalan keluar peternakan ayam di indonesia dalam kondisi yang semakin terjepit ini.

Pengendalian terhadap iklim dalam kandang (iklim mikro) untuk mengatasi kompatibilitas genetik ayam dan tantangan global warming, sekaligus kendali terhadap limbah dan lalat guna mengantisipasi potensi konflik sosial hanya bisa dicapai pada close house. Kandang close house merupakan cara yang paling menguntungkan bagi peternak indonesia di saat ini apabila ingin tetap melanjutkan usaha di bidang peternakan ayam baik pedaging maupun petelur.

Namun, walau merupakan solusi primer bagi peternak ayam Indonesia, kandang close house memiliki 3 (tiga) kelemahan dasar, yaitu:
1. Mahal
2. Serakah Daya Listrik (membutuhkan daya listrik sekitar 1.5 watt 3-phase per ekor)
3. Membutuhkan Driver Iklim Terlatih.

Oleh karena itu, di kelas desain ini, kita akan mempelajari satu-persatu mengenai bagaimana cara merancang close house standar mulai dari coolingpad, lampu, pemasangan kipas, desain bangunan, hingga penyediaan energi listrik dan semoga bisa mencapai animal wealthfare nya.

Sumber : Kelas Desing close house APAI (asosiasi peternak ayam Indonesia)

KAMI JUAL SEMUA ALAT KANDANG CLOSE HOUSE EXHAUST FAN COLLING PAD TEMTRON , TEMPAT PAKAN, TEMPAT MINUM NIPPLE BAIK UNTUK AYAM PEDAGING (BROILER) MAUPUN AYAM PETELUR (LAYER)

SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI 082333341149 DAN 087861478042

 

 

PANDUAN/CARA MERENOVASI / MERUBAH KANDANG TERBUKA / OPEN MENJADI CLOSE HOUSE UNTUK AYAM PETELUR DAN BROILER / PEDAGING

Dengan kondisi iklim yang kita hadapi, maka banyak peternak yang mengingkan kandang tertutup atau close house, Pertanyaan yang sering diajukan apakah kandang saya yang terbuka bisa dirubah menjadi close house?  Baca lebih lanjut